Tajwid Surat Al Kafirun

Tajwid Surat Al Kafirun

Tuliskan hukum tajwid yang ada di surat Al kafirun​

1. Tuliskan hukum tajwid yang ada di surat Al kafirun​


Jawaban:

IKHFA, IDGHAM BIGHUNNAH, QALQALAH,

Jawaban:

Mad Jaiz MunfashilQalqalah KubraIkhfaIdgham bigunnahIdhar SyafawiMad Arid' Lissukun

2. temukan 5 bacaan tajwid pada surat al kafirun​


Mad Wajib MuttashilMad Jaiz MunfashilMad Thabi'i ( Mad Ashli )IkhfaIdhgham BighunnahMad jaiz munfasil, alif lam qamariah, ikhfa, mad arid lisukun, mad thobi'i

3. hukum bacaan tajwid surat Al kafirun​


Jawaban:

Hukum tajwid surat Al Kafirun adalah mad ashli, karena huruf alif di fathah, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat. Ini disebut mad 'aridl lissukun bila berhenti, karena ada mad ashli menghadapi huruf hidup yang diwaqofkan, yaitu “Nun”, panjangnya adalah 2, 4, atau 6 harakat.

Penjelasan:

Jadikan Jawaban Tercerdas ya Pleese Biar Naik Kelas

4. Hukum tajwid surat al-kafirun per ayat


Tinggal Kerjakan!




1. Garis berwarna hijau tajwidnya adalah mad zaiz mungfasil
2. Garis warna kuning tajiwdnya adalah ali lam komariah
3. Garis warna biru tajiwdnya adalah madthobi'i
4. Garis berwarna coklat tajiwdnya adalah mad arid lisukun
5. Lingkaran berwarna hijau tajwidnya adalah ikhfa
6. Lingkran berwarna biru tajiwdnya adalah qolqolah kubro
7. Garis berwarna merah muda tajiwdnya adalah idgom bigunah
8. Garis berwarna merah tajwidnya adalah idgom mutajanisen
9. Garis berwarna ungu tajiwdnya adalah idhar safawi

5. tajwij dan sebab mengapa disebut tajwid surat al - kafirun


Karena tajwid adalah tata cara membaca yang benar jadi surah al kafirun harus di baca dengan benar dan jelas lafalnya

6. hukum tajwid dalam surat al-kafirun


1. Garis berwarna hijau tajwidnya adalah mad zaiz mungfasil

2. Garis warna kuning tajiwdnya adalah ali lam komariah

3. Garis warna biru tajiwdnya adalah madthobi'i

4. Garis berwarna coklat tajiwdnya adalah mad arid lisukun

5. Lingkaran berwarna hijau tajwidnya adalah ikhfa

6. Lingkran berwarna biru tajiwdnya adalah qolqolah kubro

7. Garis berwarna merah muda tajiwdnya adalah idgom bigunah

8. Garis berwarna merah tajwidnya adalah idgom mutajanisen

9. Garis berwarna ungu tajiwdnya adalah idhar safawi



7. hukum tajwid surat al kafirun ayat 1​


Jawaban:

Lafadz ayat ke 1  dari surah al kafurn adalah  قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ

Hukum tajwid yang terdapat pada lafadz tersebut adalah

 

• Pada lafadz يَا أَيُّهَا terdapat  hukum tajwid mad jaiz mumfasil dan mad asli.

• Pada lafadz الْكَافِرُونَ terdapat hukum tajwid yaitu alif lam qamariyyah, mad asli,  ra tafhim dan mad 'ariklisukun.

Penjelasan:

Semoga membantu dan #Semangat belajar :)

Jawaban:

1. يَا أَ: Mad jaiz munfasil, karena ya' berharokat fathah diikuti alif bertemu dengan hamzah di lain kata Membacanya panjang selama 2-5 harakat

2. الْكَا: Alif lam qomariyah, karena alif lam bertemu dengan salah satu huruf qomariyah yaitu kaf. Cara membacanya yaitu dengan jelas. Setelahnya berlaku hukum mad thobi’I, karena kaf fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang 2 harakat

3. فرُوْن٠: Mad arid lissukun, karena wau sukun didahului huruf berharokat dhommah dan bertemu di akhir kalimat. Membacanya dengan panjang selama 2-6 harakat

Penjelasan:

maaf kalo salah, semoga membantu


8. hukum tajwid yang ada dalam surat al kafirun


Kelas               : VI

Pelajaran         : B. Arab / Pendidikan Agama Islam

Kategori           : Ilmu Tajwid

Kata Kunci      : Arab latin, terjemahan

 

Pembahasan :

1. Qul yaa ai-yuhaal kaafiruun (Katakanlah: "Hai orang-orang yang kafir,)
2. Laa a'budu maa ta'buduun (aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah)
3. Walaa antum 'aabiduuna maa a'bud (Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah)
4. Walaa anaa 'aabidum maa 'abadtum (Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah)
5. Walaa antum 'aabiduuna maa a'bud (Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah)
6. Lakum diinukum waliya diin (Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku)

 

1.    Mad Jaiz Munfasil : Qul (yaa), (Laa) a'budu, Wa(laa) antum 'aabiduuna (maa), Wa(laa) anaa 'aabidum

2.    Alif Lam Qomariah : Qul yaa ai-yu(haal)

3.    Mad Thobi'i : ai-yuhaal (kaa)firuun, Laa a'budu (maa), Walaa antum ('aa)bi(duu)na

4.    Mad arid lisukun : kaafi(ruun), ta'bu(duun), waliya (diin)

5.    Ikhfa : Walaa (antum)


9. Hukum tajwid surat al-kafirun per ayat


Jawaban:

Hukum tajwid surat Al-Kafirun ayat 1-6

يَا أَ : Mad jaiz munfasil, karena ya' berharokat fathah diikuti alif bertemu dengan hamzah di lain kata. Membacanya panjang selama 2-5 harokat.

الْكَا : Alif lam qomariyah, karena alif lam bertemu dengan salah satu huruf qomariyah yaitu kaf. Cara membacanya yaitu dengan jelas. Setelahnya berlaku hukum mad thobi’I, karena kaf fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang 2 harokat.

فرُوْن٠ : Mad arid lissukun, karena wau sukun didahului huruf berharokat dhommah dan bertemu di akhir kalimat. Membacanya dengan panjang selama 2-6 harokat.

لَا أَ : Mad jaiz munfasil, karena lam fathah diikuti alif bertemu dengan hamzah di lain kata. Cara membacanya yaitu dengan dipanjangkan selama 2-5 harokat.

مَا : Mad thobi’I, karena mim fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang selama 2 harokat.

ـبدُوْن٠ : Mad arid lissukun, karena huruf wau sukun didahului huruf berharokat dhommah dan pertemuan berada di akhir kalimat. Dibaca panjang selama 2-6 harokat.

Penjelasan:

Maaf Kalo Salah ^_^


10. Hukum bacaan/tajwid dalam surat Al Lahab dan Al Kafirun​


Hukum Tajwid surat Al-Lahab ayat 1.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

تَبَّتْ يَدَاۤ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّ

تَبَّتْ

Cara pengucapan huruf “Ta” yang disukun diiringi dengan keluarnya udara mendesis, suara yang keluar menyerupai bunyi “ts”.

يَدَاۤ اَ

Ini disebut mad jaiz munfashil, karena ada mad ashli menghadapi huruf hamzah/alif pada kata yang lain, panjangnya lima harakat.

اَبِيْ

Ini disebut mad ashli, karena ada huruf ya dikasroh.

لَهَبٍ وَّ

Ini disebut idghom bigunnah, karena ada tanwin menghadapi huruf wawu

وَتَبَّ

Ini disebut qolqolah kubro bila berhenti, karena ada huruf qolqolah yang sukun karena diwaqofkan.

Hukum Tajwid surat Al-Lahab ayat 2.

مَاۤ اَغْنٰى عَنْهُ مَا لُهٗ وَمَا كَسَبَ

مَاۤ اَ

Ini disebut mad jaiz munfashil, karena ada mad ashli menghadapi hamzah/alif pada kata yang lain, panjangnya 2, 4, atau 5 harakat.

اَغْنٰى

Ini namanya mad ashli, karena ada fatah berdiri, panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

عَنْهُ

Hukum tajwid diatas disebut izh-har halqi, karena ada nun mati menghadapi huruf HA

مَا

Ini namanya mad ashli, karena ada alif di fathah, panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

لُهٗ

Ini namanya mad shilah qoshiroh, karena ada “Ha” dlomir berharakat dhommah terbalik, panjangnya adalah 1 alif atau 2 harakat.

وَمَا

Ini disebut mad ashli/mad thobi’i, karena ada alif difatah, panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

كَسَبَ

Ini disebut qolqolah kubro bila berhenti, karena ada huruf qolqolah yang sukun bila diwaqofkan (berhenti).

Hukum Tajwid surat Al-Lahab ayat 3.

سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ

سَيَصْلٰى

Ini namanya mad ashli, karena ada fathah berdiri.

نَا

Ini namanya mad thobi’i, karena ada huruf alif di fathah, panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

رًا ذَ

Ini disebut ikhfa atau samar, karena ada tanwin menghadapi huruf dzal

ذَاتَ

Ini namanya mad ashli, karena ada alif di fathah dan panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

لَهَبٍ

Hukum tajwid dalam surat Al Lahab diatas disebut qolqolah kubro bila berhenti, karena ada huruf qolqolah yang sukun (mati) karena diwaqofkan, sedangkan bila disambung ke ayat berikutnya dinamakan idghom bi ghunnah.

Hukum Tajwid surat Al-Lahab ayat 4.

وَامْرَاتُهٗ حَمَّا لَةَ الْحَطَبِ

وَامْرَاَ

Ini disebut izh-har syafawi, karena ada mim mati menghadapi huruf mim.

تُهٗ

Ini disebut mad shilah qoshiroh, karena ada “Ha” dhomir berharakat dlommah terbalik, dan didepannya tidak ada huruf hamzah, panjangnya sama seperti mad ashli yaitu 1 alif atau 2 harakat.

حَمَّ

Ini disebut gunnah, karena ada huruf “mim” ditasydid, cara membacanya bunyi “mim” nya didengungkan kira-kira 2-3 harakat.

مَا

Ini disebut mad ashli, karena ada alif di fathah, panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

لَةَ الْ

Ini disebut alif-lam qomariyah, karena ada alif-lam dan tanda sukun.

حَطَبِ

Ini disebut qolqolah kubro bila berhenti, karena ada huruf qolqolah yang mati karena diwaqofkan.

Hukum Tajwid surat Al-Lahab ayat 5.

فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ

فِيْ جِيْ

Ini disebut mad thobi’i, karena ada huruf ya dikasroh, panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

دِهَا

Ini adalah mad thobi’i, karena ada alif di fathah, panjangnya 1 alif atau 2 harakat.

حَبْ

Ini namanya qolqolah sugro, karena huruf qolqolahnya sukun asli.

لٌ مِّ

Ini adalah idghom bigunnah, karena ada tanwin menghadapi huruf mim.

مِنْ مَّ

Ini juga idghom bigunnah, karena ada nun mati menghadapi huruf mim. Membacanya harus didengungkan.

مَسَدٍ

Ini adalah qolqolah kubro bila berhenti, karena ada huruf qolqolah yang sukun karena berhenti.

وَاللّٰهُ اَعْلَمْ

Berikut lafadz , terjemahan ayat, latin ayat dan hukum tajwid pada surah Al kafirun

Ayat 1 : قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ

Hukum tajwid

Pada يَا أَيُّهَا terdapat dua hukum tajwid yaitu mad jaiz mumfasil  dan  mad asli

Pada الْكَافِرُونَ terdapat tiga hukum tajwid yaitu alif lam qamariyyah, mad asli,  ra tafhim dan mad 'ariklisukun

Ayat 2:  لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ

Hukum tajwid

Pada لَا أَعْبُدُ terdapat hukum tajwid  mad jaiz mumfasil  

Pada مَا terdapat hukum tajwid mad asli

Pada تَعْبُدُونَ terdapat hukum tajwid yaitu mad 'ariklisukun

Ayat 3 : وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ

Hukum tajwid

Pada وَلَا أَنْتُمْ terdapat hukum tajwid  mad jaiz mumfasil

Pada أَنْتُمْ terdapat hukum tajwid ikhfa

Pada أَنْتُمْ عَابِدُونَ terdapat tiga hukum tajwid yaitu idzhar syafawi dan dua hukum tajwid mad asli

Pada مَا أَعْبُدُ terdapat hukum tajwid mad jaiz mumfasil

Pada أَعْبُدُ terdapat hukum tajwid qalqalah qubra

Ayat 4 : وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ

Hukum tajwid

Pada وَلَا أَنَا  terdapat dua hukum tajwid yaitu dan mad asli

Pada عَابِدٌ terdapat hukum tajwid mad asli

Pada عَابِدٌ مَا terdapat dua hukum tajwid yaitu idgham bi ghunnah dan mad asli

Pada عَبَدْتُمْ terdapat hukum tajwid yaitu qalqalah sughra

Ayat 5 : وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ

Hukum tajwid

Pada وَلَا أَنْتُمْ terdapat hukum tajwid  mad jaiz mumfasil

Pada أَنْتُمْ terdapat hukum tajwid ikhfa

Pada أَنْتُمْ عَابِدُونَ terdapat tiga hukum tajwid yaitu idzhar syafawi dan dua hukum tajwid mad asli

Pada مَا أَعْبُدُ terdapat hukum tajwid mad jaiz mumfasil

Pada أَعْبُدُ terdapat hukum tajwid qalqalah qubra


11. tajwid surat al kafirun beserta penjelasanya​


AYAT 1

1.يَا أَيُّهَا : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

2.الْكَا : Al qomariah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf kaf. Cara membacanya harus terang dan jelas.

3.فِرُونَ : Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

AYAT 2

1.لَا أَعْبُدُ : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

2.تَعْبُدُونَ : Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

AYAT 3

1.وَلَا أَ : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

2.أَنتُمْ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf ta.

3.أَعْبُدُ : Qolqolah kubro, karena ada huruf dal mati di akhir kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf dal.

AYAT 4

1.وَلَا أَنَا : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

2. بِدٌ مَّا : Idgham bighunnah, karena ada fatkhahtain bertemu dengan huruf mim. Atau bisa juga sebagai ghunnah musyaddah, karena ada mim yang bertasdyid. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

3.عَبَدتُّمْ : Idgham mutajanisaen, karena ada huruf dal mati bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya masuk ke huruf ke huruf pertama dan kedua.

AYAT 5

: Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

أَنتُمْ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf ta.

أَعْبُدُ : Qolqolah kubro, karena ada huruf dal mati di akhir kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf Dal.

AYAT 6

لَكُمْ دِ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf dal. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

دِينُكُمْ وَ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf wawu. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

دِينِ : Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

Isi Kandungan Surat Al-Kafirun

tajwid surat al-kafirun

Artinya: “Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”.

Secara umum ayat ini ditujukan untuk semua umat manusia supaya bisa saling menghormati antar umat beragama. Atau yang biasa dikenal dengan istilah toleransi umat beragama.

Ayat ini ditujukan untuk orang-orang kafir yang tidak mau menyembah ALLOH SWT. Mereka mempunyai pendirian bahwa Tuhan yang mereka sembah adalah tuhan semesta alam. Tuhan-tuhan mereka adalah patung atau berhala yang mereka sembah.

Namun meskipun orang-orang kafir tetap tidak mau menyembah ALLOH SWT. Nabi Muhammad SAW tetap beamar ma’ruf kepada orang-orang kafir supaya mereka bisa insaf. Dan jika dengan cara yang lembut mereka tetap tidak mau, maka Nabi harus menggunakan dengan cara yang kasar yaitu dengan perang.


12. tajwid surat al kafirun serta penjelasanya​


Jawaban:AYAT 1

يَا أَيُّهَا : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

الْكَا : Al qomariah, karena ada huruf ال bertemu dengan huruf kaf.  Cara membacanya harus terang dan jelas.

فِرُونَ : Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

AYAT 2

لَا أَعْبُدُ : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

تَعْبُدُونَ : Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

AYAT 3

وَلَا أَ : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

أَنتُمْ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf ta.

أَعْبُدُ : Qolqolah kubro, karena ada huruf dal mati di akhir kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf dal.

AYAT 4

وَلَا أَنَا : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

بِدٌ مَّا : Idgham bighunnah, karena ada fatkhahtain bertemu dengan huruf mim. Atau bisa juga sebagai ghunnah musyaddah, karena ada mim yang bertasdyid. Cara membacanya masuk dengan mendengung.

عَبَدتُّمْ : Idgham mutajanisaen, karena ada huruf dal mati bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya masuk ke huruf ke huruf pertama dan kedua.

AYAT 5

وَلَا أَ : Mad jaiz, karena ada huruf mad thabi’i bertemu dengan huruf hamzah di lain kalimat. Cara membacanya panjang seperti mad thabi’i 2 harakat atau 4 harakat.

أَنتُمْ : Ikhfa haqiqi, karena ada nun mati/tanwin bertemu dengan huruf ta. Cara membacanya samar-samar membentuk huruf ta.

أَعْبُدُ : Qolqolah kubro, karena ada huruf dal mati di akhir kalimat. Cara membacanya membalik membentuk huruf Dal.

AYAT 6

لَكُمْ دِ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf dal. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

دِينُكُمْ وَ : Idhar safawi, Idhar safawi, karena ada huruf mim mati/sukun bertemu dengan huruf wawu. Cara membacanya terang di bibir dengan mulut tertutup.

دِينِ : Mad arid lisukun, karena ada waqaf yang sebelumnya ada huruf mad thabi’i. Cara membacanya boleh panjang 4 harakat atau lebih dan juga boleh dua harakat.

Penjelasan:


13. Tuliskan hukum tajwid surat Al kafirun​


Jawaban:

ada ikfa di ayat ke3 kemudian ada mad


14. Apa saja tajwid yang ada di surat al kafirun​


Penjelasan:

garis berwarna hijau tajwidnya mad zaiz mung fasilgaris berwarna kuning tajwidnya aif lam komariyahgaris berwarna biru tajwidnya madtabi'igaris berwarna coklat tajwidnya mad arid lisukungaris berwarna hijau tajwidnya ikhfagaris berwarna biru tajwidnya qalqolah kubragaris berwarna merah muda tajwidnya idgom bighunahgaris berwarna merah tajwidnya idgom mutajanisen garis berwarna ungu tajwidnya idhar safawi

15. mengurai surat al-kafirun sama tajwidnya​


Jawaban:

يَا أَ  : Mad jaiz munfasil, karena ya' berharokat fathah diikuti alif bertemu dengan hamzah di lain kata. Membacanya panjang selama 2-5 harokat.  

الْكَا  : Alif lam qomariyah, karena alif lam bertemu dengan salah satu huruf qomariyah yaitu kaf. Cara membacanya yaitu dengan jelas. Setelahnya berlaku hukum mad thobi’I, karena kaf fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang 2 harokat.  

فرُوْن٠  : Mad arid lissukun, karena wau sukun didahului huruf berharokat dhommah dan bertemu di akhir kalimat. Membacanya dengan panjang selama 2-6 harokat.

لَا أَ  : Mad jaiz munfasil, karena lam fathah diikuti alif bertemu dengan hamzah di lain kata. Cara membacanya yaitu dengan dipanjangkan selama 2-5 harokat.  

مَا  : Mad thobi’I, karena mim fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang selama 2 harokat.

ـبدُوْن٠  : Mad arid lissukun, karena huruf wau sukun didahului huruf berharokat dhommah dan pertemuan berada di akhir kalimat. Dibaca panjang selama 2-6 harokat.

لَا أَ  : Mad jaiz munfasil, karena lam fathah bertemu dengan alif lalu diikuti hamzah namun di lain kata. Membacanya panjang 2-5 harokat.

نْتُم  : Ikhfa' haqiqi, karena nun sukun bertemu dengan ta'. Nun sukun dibaca samar dan didengungkan selama 3 harokat.  

ـتمْ عَا  : Idhar syafawi, karena mim sukun bertemu dengan 'ain. Cukup dibaca jelas. Kemudian setelahnya terdapat hukum mad thobi’I, karena 'ain bertemu dengan alif. Dibaca panjang selama 2 harokat.

بدُوْن  : Mad thobi’I, karena huruf wau sukun didahului oleh huruf berharokat dhommah yaitu dal. Membacanya panjang 2 harokat.  

مَا أَ  : Mad jaiz munfasil, karena huruf mad yaitu mim fathah bertemu alif dan diikuti hamzah namun di lain kata. Cara membacanya yaitu dipanjangkan 2-5 harokat.

ـبُدُ٠  : Qolqolah kubro, karena salah satu huruf qolqolah yaitu dzal berada di akhir kalimat sehingga diwaqofkan. Cara membacanya dengan dipantulkan.

لَا أَ  : Mad jaiz munfasil, karena lam fathah bertemu dengan alif dan diikuti oleh hamzah di lain kata. Dibaca panjang selama 2-5 harokat.

نَا  : Mad thobi’I, karena nun fathah bertemu dengan alif. Membacanya panjang selama 2 harokat.  

عَا  : Mad thobi’I, karena 'ain fathah bertemu dengan alif. Dibaca panjang selama 2 harokat.  

بدٌ مَا   : Idghom bigunnah, karena harokat dhommah tanwin bertemu dengan mim. Harokat tanwin dileburkan sehingga mim seolah-olah bertasydid. Membacanya disertai dengung. Setelahnya terdapat hukum mad thobi’I, karena mim fathah diikuti alif. Dibaca panjang 2 harokat.  

ـبدْتُم  : Idghom mutajanisain, karena dal sukun bertemu dengan ta'. Huruf dal dimasukkan ke huruf ta', sehingga ta' seolah-olah berharokat tasydid.

لَا أَ  : Mad jaiz munfasil, karena lam fathah diikuti alif bertemu dengan hamzah di lain kata. Sehingga lam dipanjangkan yang 2-5.

نْتُم  : Ikhfa' haqiqi, karena nun sukun bertemu dengan ta'. Cara membacanya yaitu dengan menyamarkan suara nun sukun dan disertai dengan dengung.

ـتمْ عَا  : Idhar syafawi, karena mim sukun bertemu dengan 'ain. Cara membacanya yaitu dengan jelas. Kemudian berlaku juga hukum mad thobi’I, karena huruf 'ain diikuti alif. Cara membacanya panjang selama 2 harokat.  

بدُوْن  : Mad thobi’I, karena wau sukun didahului oleh huruf berharokat dhommah. Dibaca panjang 2 harokat.  

مَا أَ  : Mad jaiz munfasil, karena huruf mim bertemu dengan alif dan diikuti oleh hamzah di lain kata. Dibaca panjang selama 2-6 harokat.  

ـبدُ٠  : Qolqolah kubro, karena huruf dal yang merupakan huruf qolqolah berada di akhir kalimat sehingga diwaqofkan. Membacanya dengan cara dipantulkan.

ـكمْ دِيْنـ  : Idhar syafawi, karena mim sukun bertemu dengan dal. Dibaca secara jelas. Lalu setelahnya berlaku hukum mad thobi’I, karena dal yang berharokat kasroh diikuti ya' sukun. Cara membacanya dengan dipanjangkan 2 harokat.

ـكمْ وَ  : Idhar syafawi, karena mim sukun bertemu dengan wau. Dibaca jelas.  

دِيْن٠  : Mad arid lissukun, karena huruf dal berharokat kasroh diikuti ya' sukun dan berada di akhir kalimat. Membacanya panjang selama 2-6 harokat.


16. mengurai surat Al Kafirun beserta tajwidnya​


Jawaban:

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ - ١

لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ - ٢

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ - ٣

وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ - ٤

وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ - ٥

لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ - ٦

Penjelasan:

semoga membantu!


17. hukum bacaan tajwid yang ada di dalam surat al kafirun


Mad asli, mad thobi'i, idzhar syafawi, mad wajib muttasil, mad ja'iz munfasil, ikhfa', idgham bighunnah, qalqalah qubra', mad lazim musaqal kalimi.
Kategori matematika